Soal besaran dan pengukuran

Latihan 1

Posted on

ayo kenali besaran fisika yang sering digunakan!!! ^____^

kamu cukup mengingat 7 besaran pokok berikut satuan dan dimensinya

Nama Besaran           satuan            Dimensi

  1.   Panjang                       meter               [L]
  2.   Massa                          kg                     [M]
  3.   Suhu                             K                      [ø]
  4.   Waktu                          S                       [T]
  5.   Intensitas Cahaya     Cd                     [J]
  6.   Jumlah Zat                 Mol                   [N]
  7.   Arus listrik                  A                       [I]

 

 

Tabel besaran turunan

Disamping dimensi besaran pokok seperti di atas, maka pada besaran turunan juga memiliki dimensi besaran. Berikut ini contoh dimensi besaran turunan, yaitu:

 

ANGKA PENTING:

Untuk memahami angka penting, perlu kita perhatikan beberapa aturan tentang penulisan angka penting, yaitu sebagai berikut:

1. Semua angka bukan nol adalah angka penting.

Contoh: Hasil pengukuran panjang benda 87,45 cm memiliki 4 angka penting

Hasil pengukuran massa benda 85,3 g memiliki 3 angka penting

2. Angka nol yang terletak diantara angka bukan nol adalah angka penting.

Contoh: Hasil pengukuran kuat arus 405 mA memiliki 3 angka penting

Hasil pengukuran tebal benda 70,08cm memiliki 4 angka penting

 

3. Angka nol yang terletak disebelah kiri angka bukan nol, baik sebelum atau sesudah tanda koma adalah bukan angka penting.

Contoh: Hasil pengukuran tebal kertas 0,018 cm memiliki 2 angka penting

Hasil pengukuran deameter kawat 0,25 cm memiliki 2 angka penting

Hasil pengukuran massa suatu benda 0,5 g memiliki 1 angka penting

 

4. Untuk bilangan yang besar yang memiliki deretan angka nol disebelah kanan angka bukan nol, di tulis dalam bentuk notasi ilmiah. Hal ini agar dapat ditentukan apakah angka-angka nol tersebut merupakan angka penting atau bukan.

Contoh: 2,5 x 105 m, memiliki 2 angka penting

2,50 x 105 m, memiliki 3 angka penting

2,500 x 105 m, memiliki 4 angka penting

Aturan-aturan operasi hitung yang melibatkan angka penting.

1. Operasi hitung: Penjumlahan dan pengurangan

Hasil penjumlahan atau pengurangan bilangan penting hanya memiliki satu angka yang diragukan.

Contoh

  • Tentukan jumlah dari hasil pengukuran massa benda 75,32 g dan 4,523 g

Jawab:

75,32 g

4,523 g

———– +

79,843 g = 79,84 g (karena dua angka terakhir 43 diragukan sehingga harus dibulatkan menjadi satu angka yang diragukan)

  • Hitunglah: 45,265 m – 2,54 m

Jawab:

45,265 m

2,54 m

———– –

42,725 m = 42,72 m

2. Operasi hitung perkalian dan pembagian

Hasil perkalian atau pembagian bilangan penting memiliki bilangan penting yang sama banyaknya dengan jumlah angka penting yang paling sedikit dari bilangan yang terlibat dalam operasi hitung tersebut.

Contoh:

  • Hasil pengukuran terhadap panjang dan lebar persegi panjang adalah 12,73 cm dan 6,5 cm. Tentukan luas persegi tersebut?

Jawab:

12,73 cm, memiliki 4 angka penting

6,5 cm, memiliki 2 angka penting.

Luas = panjang x lebar

12,73 cm x 6,5 cm = 82,745 cm

= 83 cm2 (memiliki 2 angka penting)

  • Tentukan massa jenis suatu benda jika massa benda tersebut 6.245 g dan volumenya 75,4 cm3.

Jawab:

6.247 g, memiliki 4 angka penting

75,4 cm3, memiliki 3 angka penting

= 82, 8 g cm-3 (memiliki 3 angka penting)

3. Operasi hitung memangkatkan dan menarik akar

Hasil dari operasi hitung memangkatkan atau menarik akar dari bilangan penting adalah memiliki angka penting yang sama banyaknya dengan angka penting bilangan yang dipangkatkan atau ditarik akarnya.

Contoh:

  • Panjang sisi suatu persegi adalah 4,5 cm. Tentukan luas persegi tersebut?

Jawab:

Panjang sisi 4,5 cm, memiliki 2 angka penting.

Luas persegi = s2

= (4,5)2

= 20,25 cm2

= 20 cm2 ( memiliki 2 angka penting)

 

  • Luas suatu persegi adalah adalah 6,25 m2. Tentukan panjang sisi persegi tersebut?

Jawab:

Luas persegi 26,5 m2, memiliki 3 angka penting.

Panjang sisi persegi adalah: = 5,1478 m

= 5,15 m (memiliki 3 angka penting)

 

4. Operasi hitung perkalian bilangan penting dengan bilangan eksak.

Hasil perkalian antara bilangan penting dan bilangan eksak memiliki angka penting sebanyak angka penting pada bilangan penting tersebut.

Contoh:

  • Dalam satu kota terdapat 15 kelereng. Jika massa satu kelereng adalah 25,5 g, maka tentukan massa seluruh kelereng tersebut.

Jawab:

Massa satu kelereng (m) = 25,5 g (memiliki 3 angka penting)

Jumlah kelereng (n) = 15

Massa total kelereng dalam kotak = 15 x 25,5 g = 382,5 g

= 382 g ( 3 angka penting)

ayo download file nya

LATIHAN 1

soal-latihan-ulangan-x